Kamis, 31 Desember 2009

10.43.00

Happy Pregnant

Aku heran ketika menemukan sekotak susu khusus untuk ibu hamil ketika aku mampir ke kostnya beberapa waktu lalu.

"Punya kakak iparku," jawabnya enteng.

Oh, iya. Kakak iparnya memang lagi hamil, mungkin saja tadi dia sempat kesini dan ketinggalan susunya.
Hingga beberapa malam lalu di gerbang rumah sakit, ketika aku hendak menjemputnya untuk numpang mandi, aku lihat perutnya agak membuncit dibalik gaun cokelatnya. Pikiran tentang kehamilan terbersit sejenak, namun I try to make a positive thinking. But she said, "Aku udah mau punya dede,"

WHAT????
Baru aku ngeh betapa polosnya pikiranku waktu itu. Bagaimana mungkin kakak iparnya bisa bawa susu hamilnya kemana-mana dan ditinggal di kamarnya?

Dasar dududz

"It's has on the fourth month," she said later.

I Counted, what month she started pregnant, and ouh my god, on september??? I remember that she ever slept in my room on that month. Arghh.. why did she not tell me?

Bahkan, dia nikahpun aku tahu dari orang lain. Huhuu.... teganya...
But, hahaha... aku turut senang. Happy pregnant my lovely friend ^ ^


Nitip nebeng ewod deh, ga enak dikerem lama-lama, ntar jadi jamuran.











Sepertinya itu aja, kalau ada yang kelewat, mohon diingatkan. Thanks for you all and heppy new year ^ ^

Senin, 28 Desember 2009

14.19.00

Remove Forever!

Biasanya aku suka sebel sama koment-koment ga jelas yang masuk dari sebuah account yang sama tidak jelasnya. Ga jelas dari jenis koment, ataupun dari dari bacanya, entah apaan. Contohnya:



MENYEBALKAN! MySpace
Pernah juga ada koment yang berisi kata-kata ngaco, yang intinya promosiin blognya, lebih dari sepuluh baris dan panjangg banget.....
Parahnya, koment itu seperti copasan saja, dan nampang di beberapa postingan, dan hampir di setiap blog yang ada.

Hmphh... mikir ga sih orang itu, kalau mau dikunjungi balik, ya kalau koment yang bener dong!

Hanya satu hal yang patut dilakukan sama komentar seperti itu, yaitu REMOVE!
Sadis? sebodoh!
Tapi kalau mau menghapus komentar juga janganlah sembarangan, sebaiknya remove semuanya biar bener-bener menghilang, jangan sampai ada kejadian seperti ini :



Masih ada sisa komentar, hehehe.. mencurigakan. Kira-kira ntu koment apaan sampe yang punya blog ngapusin yak? MySpace
Hahaha... biar ga mencurigakan, inget centang centang Remove forever.


So, koment yang tidak jelas itu clear, REMOVE FOREVER. Yeha... MySpace
PS. pasti ada yang akan kasi saran komentar di moderasi aja. But, repot. Males, ntar salah delete lagi kek dulu.

Sabtu, 26 Desember 2009

09.02.00

Resolusi Tahun Baru

Apakah anda termasuk tipe orang yang suka membuat resolusi saat pergantian tahun?

Membuat resolusi biasanya dilakukan pada satu waktu atau momentum yang penting, bisa jadi saat tahun baru, atau banyak orang melakukannya saat berulang tahun. Resolusi biasanya berisi keinginan-keinginan, atau target-target yang mau dilakukan pada masa waktu setelah momentum itu.

Resolusi itu apa sih sebenarnya?
Nyontek dikit dari kamus, secara harfiah resolusi berarti pemecahan sebuah masalah, namun dalam KBBI dikatakan kalau resolusi adalah putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yg ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang), sebuah pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tt suatu hal, rapat akhirnya mengeluarkan suatu yang akan diajukan kpd pemerintah.

Heheh.. artinya kaku sekali. Namun dalam arti sederhananya, resolusi merupakan sebuah keinginan atau harapan, yang ingin kita raih dan dapatkan di masa depan, sebagai perbaikan atas keadaan kita di masa sekarang.

Nah, tahun baru merupakan momentum yang tepat untuk membuat sebuah resolusi. Perubahan tahun, perubahan shio, ataupun perubahan kalender, diyakini bisa membuat nasib atau peruntungan seseorang bisa berubah (jika percaya nasib ya). Walaupun sebenarnya kalau menurutku semua itu balik ke diri kita sendiri, kembali ke usaha kita sendiri, tapi mau ga mau aku juga berharap di tahun depan semuanya bisa menjadi lebih baik.


Namun ada beberapa hal tentang resolusi yang patut dibaca, didapat dari sebuah page yang tidak sengaja ditemukan pagi ini.

Psikolog Peter Herman dan Janet Polivy dari Harvard University menyatakan bahwa resolusi seperti itu biasanya akan memicu sindrom harapan-palsu karena samar, tidak berhubungan atau tidak realistis. Contohnya, seseorang berjanji untuk menurunkan berat badan agar disayang oleh pasangan, atau seseorang berjanji menghilangkan kebiasaan menunda agar dapat meraih promosi dari bos.

Kedua contoh janji tersebut, sekalipun bisa tercapai, belum tentu secara otomatis membuat seseorang lebih disukai orang atau menarik perhatian sang atasan. Akibatnya, perjalanan komitmen resolusi itu semakin lama semakin melemah karena tidak memberikan reaksi yang diharapkan. Peter mencatat sekitar 25% dari daftar resolusi akan ditinggalkan begitu saja dalam 15 minggu pertama dan sisanya paling lama bertahan hingga bulan keenam di tahun yang bersangkutan.

Seorang psikolog lainnya dari University of Washington, Elizabeth Miller, memperhatikan bahwa orang terbiasa menulis beberapa resolusi sekaligus, sehingga menjadi sebuah daftar; sekitar 67% dari responden surveinya membuat resolusi sebanyak tiga buah atau lebih. Permasalahannya adalah hal itulah yang justru membuat seseorang sulit untuk menggenapi rencana awal tahun mereka.

Dalam penelitian lainnya, Richard Wiseman, seorang profesor di University of Hertfordshire, mengumpulkan data resolusi awal tahun lebih dari 3,000 orang. Pada awal tahun, sekitar 52% dari partisipan benar-benar yakin akan merasa sukses dengan daftar resolusi mereka, namun setelah dievaluasi dengan seksama pada penghujung tahun, tercatat hanya 12% saja yang berhasil meraih tujuan impian mereka. Itu berarti hanya 360 dari 3000 orang yang bisa tersenyum puas dan menepuk dada mereka dengan bangga!


Hehehe... jangan sampai membuat resolusi menjadi sesuatu yang hanya sekedar dibuat. Seperti beberapa penelitian diatas, konsistensi dalam menjalan resolusi itulah yang penting, bukan pada apa jenis resolusinya. Karena sulit menjaga konsistensi tersebut itulah yang membuat aku jarang membuat resolusi, paling banter hanya sekedar keinginan untuk begini, lalu ketika ada kesempatan di tahun selanjutnya, baru diusahakan.

Intinya menjalankan hidup dengan santai, mungkin bagi beberapa orang hidup seperti itu seperti hidup tanpa tujuan dan target, namun aku sudah membuktikan, hidup dengan ambisi sama sekali tidak nyaman.

Tapi tahun depan ada beberapa keinginan yang hahaha... harus terlaksana. Diantaranya:
1. Rahasia
2. Beli Laptop
3. Mengunjungi panah hujan
4. Backpaker sama clara
5. Belum dibuat...
6. Menyusul nanti

Point 7 ke dan seterusnya akan sama dengan point 6, menyusul.... soalnya belum kepikiran apa wkwkwkw

so, apa resolusi kalian tahun ini?

Senin, 21 Desember 2009

17.49.00

Akkadia: Gerbang Sungai Tigris

Gadis itu berlutut dengan kedua tangan mencengkeram tanah. Cahaya yang jauh lebih terang dan menyilaukan daripada cahaya merah Gada Geledek keluar dari dalam tubuhnya, menembus lapisan-lapisan tebal baju putihnya yang berlumuran darah.

Kepalanya mendongak. Tak sampai sedetik kemudian sinar merah menyambar dari sepasang matanya. Ratusan prajurit yang berada pada lintasan garis lurus dari puncak bukit hingga ke ujung lembah terbelah seketika. Potongan-potongan tubuh mereka hangus dalam jilatan api. Ada kegelapan di dalam diri gadis itu. Sesuatu yang sangat jahat.


Adegan itu merupakan salah satu chapter dari sebuah buku bergenre fantasi yang baru akan terbit akhir bulan ini. Karya seorang penulis lokal, yang diantara sesamanya sudah diakui kredibilitasnya.


Penulis : R.D. Villam
Penerbit: Adhika Pustaka
Harga : ????
Genre : Fantasy



Berseting pada jaman dahulu kala, Mesopotamia, abad ke-24 Sebelum Masehi, buku ini menceritakan tentang sebuah kerajaan bersama Akkadia. Pada masa itu, beberapa negeri sekitarnya berhasil ditaklukan. Untuk menahan serangan Kerajaan Akkadia, seorang penyihir bangsa Elam dari tanah Persia menciptakan dinding ajaib di sepanjang Sungai Tigris.

Naia, putri dari Kazalla yang negerinya telah dihancurkan Akkadia, bermaksud menyeberangi sungai dan meminta perlindungan pada bangsa Elam, namun di tengah perjalanan ia diserang dan harus terpisah dari para prajuritnya. Dalam keadaan terdesak Naia terpaksa mengambil keputusan tersulit: memanggil makhluk-makhluk terkutuk dari dunia kegelapan.

Buku ini amat spesial bagi penulisnya, sebuah mimpi yang terwujud atas semangat yang bertahun-tahun masih tetap menyala, walaupun pada detik-detik terakhir katanya hampir padam *halah*. Tidak hanya untuk penulisnya, buku ini juga menjadi seperti 'yang ditunggu-tunggu' oleh para 'fans' sang penulis. Karena di dunia kami, penulis buku ini sudah seperti seorang master fantasy dan juga seorang motivator bagi sekelilingnya.

Beberapa chapter buku ini sudah tersebar sebenarnya di beberapa forum penulis, sepertinya juga ada di blog penulisnya sendiri, www.rdvillam.com (mahap tidak ngelink, maklum lagi krisis wkwkwk)

At least, congrats buat guruku MySpace semoga dengan terbitnya ini buku, bisa membuat semangatmu tetap menyala. But ingat Villam, ehem ehem ehem... MySpace traktirannya mana ????

Sabtu, 19 Desember 2009

09.00.00

Tentang Para Laron

Malam ini udara sedikit dingin karena sudah memasuki musim penghujan. Semenjak membatalkan janji untuk mampir di rumah seorang teman, saya memutuskan untuk diam di rumah, sambil menulisi laptop pinjaman ini dengan segudang personifikasi yang mendesak ingin keluar

Hujan yang mulai turun rupanya mengakhiri siklus para laron di dalam tanah. Seperti kemarin sewaktu dalam perjalanan, jalanan gelap karena pemadaman bergilir hingga satu-satunya penerangan yang ada hanyalah sorot lampu kendaraan.

Para laron yang malang tidak mengenal itu lampu apa, berasal darimana, insting mereka sebagai makhluk sederhana hanya mencari cahaya. Malang mereka, malam itu Tuhan hanya mengirimkan cahaya kendaraan itu saja, sehingga berbondong-bondong mereka terbang menuju cahaya dan memenuhi jalan.



Tetapi apa yang mereka dapat, cahaya hanya sesaat karena para pengemudi tidak akan berbelas kasihan untuk menghentikan kendaraannya barang sejenak agar para laron bisa mendapatkan cahayanya. Satu kendaraan lewat, belasan atau mungkin puluhan anak laron terlindas. Sayap-sayap cokelat mereka beterbangan, lalu terhempas kesana-kemari oleh angin yang menderu akibat laju kendaraan.

Apakah untuk itu mereka lahir ke dunia?

Apakah mereka lahir sia-sia, hanya untuk dilindas dan dijadikan bahan tulisan oleh orang iseng macam saya yang terheran-heran melihat begitu banyaknya mereka dijalanan kemarin?

Rupanya lindasan kendaraan mereka kemarin tidak mengurangi populasi mereka. Kamar saya barusan dipenuhi oleh mereka. Sebagai manusia yang egois, saya mematikan lampu agar mereka keluar. Namun beberapa dari mereka tertarik pada cahaya televisi yang sedang menyala. Mereka disana, entah bagaimana kejadiannya, sayap-sayap mereka rontok hingga hanya tinggal badan hampir sekecil semut. Mereka merayap-rayap di lantai.

Akan jadi apa mereka selanjutnya?

Seberapa lama mereka akan bertahan dengan tubuh rentan itu di alam yang buas ini?
Apakah untuk itu mereka dikirim ke atas?

Cukup mempertanyakan itu karena belum lama tadi, ketika salah satu anak laron itu merayap didepan televise dengan sisa sayap yang menempel, seekor cicak pelan-pelan muncul dari bawah televise dan sekali gerakan menangkap laron yang hidupnya sangat singkat itu di dunia. Betapa malangnya.

Ah, apakah masih mereka bisa saya sebut makhluk malang?

Ada sebuah cerita di kitab Itihasa milik kami. Kalau saya tidak salah ingat, ada sekelompok dewa bersaudara yang melakukan kesalahan hingga harus dihukum dengan dilahirkan menjadi manusia. Merekalah anak Sang Wasudewa, kakak-kakak sang Sri Krisna, yang kemudian dikembalikan lagi ke surga oleh paman mereka yang jahat setelah beberapa jam dilahirkan sebagai manusia. Walau hanya sekejap namun mereka nyatanya menangis saat terlahir sebagai manusia. Dan tangis itu pula yang menjadi penebusan dosa mereka hingga akhirnya bisa kembali menjadi dewa.

Mengingat hal itu, lalu apakah masih bisa saya sebut kalau laron berhidup singkat itu sebagai makhluk yang malang?



Denpasar, 18 desember 2009 jam 9.00 PM

Selasa, 15 Desember 2009

16.56.00

Perubahan Itu Perlu

Perubahan itu selalu ada, tapi kan harusnya ga sampai merubah jati diri. Heheh.. betul, tapi ada yang lucu tentang pendapat-pendapat sekeliling tentang perubahan.

Minggu kemarin aku ikut nungguin ibu temanku yang masuk rumah sakit karena gula darahnya naik. Ceritanya menginap di "hotel" Sanjiwani (nama rumah sakitnya sanjiwani, keren kan).

salah satu perawat di hotel itu adalah teman SMAku, satu kelas waktu kelas III. Ketika ia datang, dengan pedenya aku nampakin batang hidung, ngarep disapa. namun ternyata....

"Hai, Yuk!"

Aku bengong karena dia langsung pergi. Lha, kenapa yang disapa cuman temenku aja, sama sekali ga nyapa aku?

"Aku berubah banget ya, Yuk? sampe dia ga kenalin?"

Temanku hanya ngikik. Iya kali, lagipula saudaranya juga bilang tidak akan mengenali aku kalau ketemu dijalan. katanya aku (katanya ya) sekarang jadi banyak omong, suka ketawa. Ga kek dulu, pendiam, lugu, polos dsb. Halah, bilang aja culun!

Aku sempat menanyakan hal yang sama pada teman lain yang satu sekolah sejak SMP sampe SMA, katanya itu...

"Iya, kamu itu berubah banget. Dulu itu kamu lugu, polos, pendiam, ga banyak tingkah, pokoknya kalem banget. gadis desa banget, deh!"

Aku sih hanya ngikik, "Lalu sekarang?"

"Tambah brandalan!"

Hmph... kirain mau bilang tambah cantik. Adoooh....



N.B. posting ewod deh dari clara



mau tak lempar aja deh, ke Si ini ama Si Anu. Cepet 'sembuh' ya kalian berdua wkwkwk.
eh juga buat Yang ini. Jangan capek capek kek tadi, 'itu' masih ada tujuannya sampai waktu yang tidak terdeteksi. peaceee

Senin, 14 Desember 2009

15.18.00

Page Rank Not Site Rank

Secara umum orang-orang pasti sudah tahu apa itu pagerank. Di sebuah website ada yang menjelaskan kalau PageRank adalah sebuah algoritma yang telah dipatenkan yang berfungsi menentukan situs web mana yang lebih penting/populer. Lalu ada pula penjelasanya yang lain yang berbunyi "Sebuah situs akan semakin populer jika semakin banyak situs lain yang meletakan link yang mengarah ke situsnya, dengan asumsi isi/content situs tersebut lebih berguna dari isi/content situs lain."

Ambil definisi mudahnya, yang ketangkep otak dududku itu, Pagerank itu adalah tingkat ranking untuk sebuah site/website/blog.

Aku juga baru baca soal ini dari sebuah forum. Memang selama ini aku berpikir bahwa Pagerank itu adalah ranking dari sebuah site atau blog atau website. Jika homepage pageranknya 3, berarti keseluruhan page di belakangnya juga pageranknya 3, namun ternyata bukan.

Coba-coba ngecek Pagerank blog ini, biasanya yang kita periksa adalah url homepage seperti http://mocca-chi.blogspot.com yang dicopas dari url addres, maka angka yang muncul pada bar adalah 3/10, seperti gambar di bawah



Namun saat aku memeriksa pagerank halaman lain dari blog, maka hasilnya seperti ini.




Ternyata oh ternyata. Pagerank merupakan ranking dari homepage atau front page sebuah site, bukan ranking sitenya tersendiri. Karena jika Pagerank adalah ranking site, kan harusnya semua url yang memuat http://mocca-chi.blogspot.com punya Pagerank 3, namun nyatanya tidak.

Heeh, aku juga salah kaprah, Pagerank itu adalah ranking per page, bukan per site. Yah, namanya juga PAGE RANK, page=halaman, bukan SITE RANK.

Artikel ini hanya untuk sharing ya, bukan untuk unjuk pengetahuan hehehe....
peace.


(sumber dari forum digital point dan http://solocybercity.wordpress.com)

Sabtu, 12 Desember 2009

10.37.00

Impossible We Do, Miracle We Try

Bisakah kita melakukan hal sesuai judul diatas?


diambil dari sebuah buku yang dibaca oleh seorang teman. Sekian dan terimakasih
MySpace

Kamis, 10 Desember 2009

10.04.00

Curhat Si Nota Kosong

Bukan dalam rangka hari Anti Korupsi tanggal 9 Desember kemarin yak, cuman memang kebetulan saja sih hari ini ingat curhat seorang teman tentang sebuah konflik dalam pekerjaannya. Kek mau membeberkan sebuah kebobrokan, cuman ini realita dan nama serta tempat kejadian disamarkan *halah*

Nota kosong, tahu kan bentuknya bagaimana. Iya itu, sebuah nota lengkap dengan kop nama toko serta capnya kalau ada. Perbedaan nota kosong dengan nota belanjaan yang biasa anda terima adalah nota tersebut kosong dari quantity, jenis barang, harga per unit dan tentunya total harga.

Ini adalah taktik nota kosong yang jitu, yang tidak akan mengundang kecurigaan bagi sang bendahara jika nantinya nota itu beralih fungsi menjadi nota tidak kosong, asalkan tulisannya seragam dan agak-agak tidak terbaca seperti tulisan dokter.

Namun bagaimana jika nota itu tujuannya nota kosong, namun yang membuat tidak dimintain mengosongkan semua kolom, melainkan menuliskannya dengan barang belanjaan yang sebenarnya, lengkap total harga. Lalu sesampainya di kantor, sang pembelanja mencoret-coret 'nota kosong' itu, menambahkan daftar belanjaan lain yang TIDAK ADA dengan tulisannya sendiri, mencoret total harga dan menjumlahkan ulang kembali sesuai dengan list di atas.



Ketika nota itu disetor, tukang catet itu melihat keganjilan dan menceritakannya pada temannya, maka temannya berkomentar sambil ngakak "Dodol sekali orang ini. Kalau mau korupsi yang pinter dong, pake otak!"

Yakakakak... begitulah nasib si nota kosong di tangan seorang tukang belanja di sebuah sekolah, yang saking dodolnya juga korupsi uang pembayaran listrik. Bodoh, bagaimana bisa menipu print out nota listrik atau PLN, mau dicoret-coret gitu? Ambil uang 200 rebu, nota listrik seratus lima puluh tapi kok ngaku bayar dua ratus rebu. Dodol memang.

Nchi pernah dodol begitu, ga?
Dodol ga pernah, tapi nota kosong pernah. Maklum, ketua panitia kan capek bikin proposal, ga dikasi uang minum ngetik di rental? atau ga dikasi uang capek mondar mandir ke Pembantu direktur minta tanda tangan? *digeplak sama ketua HMJ n bendahara, moga mereka yang ada di pesbuk ga baca*

Korupsi kecil-kecilan sih biasa, tapi ingat, kalau mau korupsi itu yang pinter. Jangan dodol kek tukang belanja sekolah itu. Kek koruptor di Indonesia ini loh, udah jelas-jelas salah, tapi karena pinter dia bisa bebas.

Lagi satu, awas dodol sedang berkeliaran di luar sana, jangan anda sampe kena. Inget juga suntik rabies.... hohoho....


N.B. Dapat dodol, eh ewod dari Ibu jeung Gek , katanya bisa dibagi-bagi, cuman mana enak dipotong-potong lalu dimakan, enakan makan dodol.


Rabu, 09 Desember 2009

13.09.00
Walau kesannya sombong, tapi tiap orang punya hak untuk menjadi apa dan seperti apa. Sebagai seorang teman ataupun yang akan menjadi teman, siapapun itu, harusnya bisa menerima dan menghagai prinsip saya. Apalagi sedari awal sudah diminta, dengan baik pula.

Saya memang begini, dan jauh sebelum ini saya memang sudah begini. jika sikap yang begini membuat orang lain tersinggung, saya mohon maaf.





Selasa, 08 Desember 2009

13.45.00

Let's Buy T-Shirt

T-shirt is the most casual clothing and comfortable to wear.
Has simple model, not so difficult to use or to take off. But even so, it does not mean you can not become fashionable with a t-shirt.

In addition to relax, t-shirt can make you look more stylish and fashionable. The primary key to choose T-shirt is located on the suitable of design and comport material. The design can be in terms of color, pictures or style. But the material, it must be easy to absorb your sweat and you do not feel hot.

Let see my sample below:



This T-shit named Women Love Kills Slowly T-Shirt and taken from one of online shopping site, Ed Hardy. This t-shirts is made of comfortable materials. The shape is more fashionable than ordinary T-shirt that you can find in the market. Look at the shape of his arm to adjust the upper arm. Let’s see the picture on the bottom part of t-shirt. As a girl, one thing that I looking for a t-shirt is the unique of picture. No body want to use t-shirt with common picture and everybody has used it.


That's just one example. But essentially, to choose t-shirts there are some things you must take. The first is the material. It is must be comfort. Then the designs include color and image, and the last is the price. And do not forget, Ed Hardy can give you all of these. Just visit their website, and choose their collections. Happy clothing



09.05.00

Sang Pemimpi The Movie

Menutup penghujung tahun dengan Sang Pemimpi. Sudah berburu original soundtracknya, melihat traillernya walaupun belum baca bukunya.

Akan mulai dirilis di Bioskop: 17 DESEMBER 2009 dengan sutradara Riri Riza, Produser Mira Lesmana Penulis : Salman Aristo, Riri Riza, Mira Lesmana
Pemeran: Lukman Sardi, Mathias Muchus, Landung Simatupang, Nugie, Nazriel Ilham (kenapa bukan Ariel aja sebuatannya ya?) dan lain lain



Akankah seberhasil Laskar Pelangi di tengah gempuran New Moon dan Assasin? Lihat saja nanti, tapi ga jamin nonton di biskop.




Senin, 07 Desember 2009

14.00.00

The Rose

Red roses bloom under the rain
It was yesterday
When the knees fall on to the ground
Among the stars

Did you know?
How I wonder to see through your eyes
The beauty of roses
The shine of tears

Did you know?
How I wonder to feel through your hands
The depth of ocean
The height of sky

Only a thing we realized
We laugh together
But we cry separately

......

31 Juli 2009
from somewho on outside there
Dez





10.16.00

Warteg Boys - Okelah Kalo Begitu

baru ngeh sama lagu ini setelah nonton On The Spot, dan baru ngeh juga kalau lagu ini lagi ngetrend saat pemain Overa Van Java memakainya sebagai satu bahan 'olok-olok' pada salah satu episodenya. Lalu ditambah, bosku dikantor menyebut lagu ini di kantor, semakin pengen tahu yang namanya warteg Boyz itu yang mana.

Dan yah, perasaan ini lagunya sudah lama yak, cuman karena ga doyan aku jadi ga memperhatikan. Ternyata doyan itu menular yak, jangan dah anggap doyan, tapi anggap saja ketertarikan mendownloadnya menular dari sekeliling dan karena itulah videonya mejeng disini.

Hmm.. video yang ga begitu kreatif, soalnya ga masuk nomainasi apa apa, tapi masuk kuping pendengar sebagai salah satu lagu yang easy listening dan berpengaruh.


Download video clip Warteg Boys Okelah Kalo Begitu

Liriknya, hmm.. sehair hari banget, jadi ga susah dihapal

Warteg Boys - Okelah Kalo Begitu

Bangun Pagi Bangun Pagi
Nggak Ada Roti Nggak Kopi
Laper Lagi Laper Lagi
Adanya Nasi Sama Teri

Okelah Kalo Begitu
Okelah Kalo Begitu
Okelah Kalo Begitu
Okelah Kalo Begitu

Lima Hari Nggak Mandi
Kulit Udah Banyak Daki
Perempuan Pada Lari
Katanya
I Am Sorry

Okelah Kalo Begitu
Okelah Kalo Begitu
Okelah Kalo Begitu
Okelah Kalo Begitu

Mengapa Mengapa
Mengapa Oh Menyedihkan

Mogok Lagi Mogok Lagi
Motor Mati Mesin Brenti
Aki Busi Belum Ganti
aku Jadi Jalan Kaki

Okelah Kalo Begitu Oke
Okelah Kalo Begitu Oke
Okelah Kalo Begitu Oke
Okelah Kalo Begitu

Tiba-tiba Hp Bunyi
Hp Bunyi Keras Sekali
Gua Jawab Dia Memaki
Tukang Kredit Nagih Janji

Okelah Gua Bayarin
Okelah Gua Lunasin
Okelah Gua Bayarin
Okelah Gua Lunasin

Ya Udahlah Kalo Begitu
Ya Udahlah Kalo Begitu
Ya Udahlah Kalo Begitu
Ya Udahlah Kalo Begitu

Nggak Kerasa Laper Lagi
Mangan Nasi Karo Jantung
Mau Bayar aku Keki
Dompetku Dibawa Lari

Gimana Kalo Begitu?
Gimana Kalo Begitu?
Gimana Kalo Begitu?
Gimana Sih Kalo Begitu?

Pak Tolong Dong Pak
10.15.00

Zigaz - Sahabat Jadi Cinta

Rada telat sih mosting lagu ini, but aku suka karena dia jadi OST nya Angel's Diary, yah.. cocok banget sama gayanya Angel yang rada-rada tomboy plus cuek.



Video aslinya hohoho....



lirik Zigaz - Sahabat Jadi Cinta
Kuhantarkan bak di pelataran
Hati yang temaran
Matamu juga mata mataku
Ada hasrat yang mungkin terlarang

*
Satu kata yang sulit terucap
Hingga batinku tersiksa
Tuhan tolong aku jelaskanlah
Perasaanku berubah jadi cinta

Reff :
Tak bisa hatiku merapikan cinta
Karena cinta tersirat bukan tersurat
Meski bibirku terus berkata tidak
Mataku terus pancarkan sinarnya

Kudapati diri makin tersesat
Saat kita bersama
Desah nafas yang tak bisa teruskan
Persahabatan jadi cinta

Back To *
Back to Reff

Reff:
Apa yang kita kini tengah rasakan
Mengapakah kita coba persatukan
Mungkin cobaan untuk persahabatan
Atau mungkin sebuah takdir Tuhan
10.12.00

Livescore For The Footbal Mania

Good news for those of you who like football, you probably know all of football’s information including football fixtures from the newspapers or television broadcasts, but sometimes you do not always update with all kinds of soccer news because of your activity, but you do not need to worry because there is a website that provides various things about football.

Livescore, as one of the famous sports websites can provide a variety of information about your favorite team or player. Football schedule, the most popular matches, livescore and including any fixture and odds from various world famous leagues, such as English, French, Spanish and UEFA. You can participate in the game through several online bookmakers offered by the website.

All in one, if there is one site that can give more, why would you still rely your information on newspapers or television. Just visit their website and find what you want from football.





Sabtu, 05 Desember 2009

09.07.00

Nigahiga dan New Moon Jadi-jadian

Biar belun nonton, tetapi tetap ikut menyemarakan New Moon. Yuk lihat traillernya



Eh, kok edward jadi begitu yak? Ups... Traillernya salah. MySpace Ampun teh linda ama mamer, jangan digetok. Salah copas *padahal disengaja*

Nah yang bener yang ini:



Keduanya mirip bukan. Ya eyalah, video pertama merupakan 'bajakan' dari video kedua. Merupakan versi movie in minutes yang dibuat oleh sebuah account yang bernama Nigahiga di youtube. Ada banyak film-film yang dibajak, dan tujuan sudah pasti tentu memang hanya untuk hiburan semata. Versi Twilightnya malah lebih lucu dan ternyata mampu bikin Teh Linda sama mamerku nangis.

Account Nigahiga ini dipunyai oleh seorang remaja berusia 19 tahun bernama Ryan Higa, itu tuh yang jadi edward. Mukanya mirip orang jepang tetapi ternyata orang hawaii. Dan yang aku suka, ini anak masih kecil, tetapi kreatif dan gokil banget. Salah satu notenya di youtube itu begini bunyinya,

"The big boss of Youtube asks Ryan and the others to create a PSA to help educate the viewers and better the world!"

Bener ga ya. Tapi bener ga nya, menurutku dia pantas disebut Orang-orang keren, yahh seperti... aku MySpace

Kamis, 03 Desember 2009

14.52.00

Besok Pernikahan Saya dan Saya Kurang Bahagia

"Besok ini hari pernikahan saya dan saya bahagia."

Okay, statement yang sangat wajar. Tapi bagaimana kalau dibalik menjadi...

"Besok ini hari pernikahan saya dan saya tidak bahagia."

Itu tidak wajar! Gila apa, orang mana yang wajar kalau dia ga bahagia dengan pernikahan yang dipilih serta direncanakannya sendiri. But wait... sedikit perubahan yak...

"Besok ini hari pernikahan saya dan saya kurang bahagia."

Hmm... sepertinya ini menjadi agak sedikit lebih wajar. Yah.. fifty fifty lah, karena kan satu moment ada plus minusnya. Dan minusnya dalam hal ini adalah, besok saya menikah dan entah kenapa sekarang saya agak sedih. Bukankah sedih itu tanda tidak bahagia?!

Saat ini saya sedang berada di rumah calon suami saya. Jalan Duren nomer dua belas. Rame banget disini, orang-orang pada bikin tenda, ada yang ngerias rumah,ada yang masak, ada yang siapin baju, ada yang nyuci piring, ada juga yang nyuci badannya sendiri. Dan ouh, itu si Aki lagi mandi setelah badannya berlumpur. Intinya semua sibuk.

Dan saya juga sibuk, sibuk bengong. Saya duduk di belakang rumah yang paling besar, di bawah pohon mangga yang buahnya banyak. Aneh ya kenapa pengantinnya malah sante-sante duduk sementara orang-orang sibuk. Ngg... ga aneh, soalnya tadi saya abis buang sampah, jadi mumpung sepi ya baiknya ngadem dulu bentar.

Saya inget sama mantan saya. Namanya Anton. Kami pernah bersumpah akan sehidup semati bersama, tetap dekat satu sama lain sampaiiii mati. Saya pacaran sama dia lama. Bih, bukan lama doang, tapi lamaaaaa banget. Sepuluh tahun, dari esde sampai kuliah. Lulus kuliah saya putus sama dia. Ga usah dibahas kenapa, soalnya saya malas membahas. Miris soalnya, harus dipaksa putus karena orang tua tua dia ga setuju sama saya yang berandalan dan.. eh, kok malah buka kartu, kan harusnya secret.

yah, miris kan. Nangis tujuh hari tujuh malam, ga makan sehari semalam lalu ngunci diri di kamar satu jam satu menit, sisanya kabur ke pantai.

Sedih banget. Ga ikhlas ngelepas satu sama lain. Sampai-sampai kita berdua janji, nikahnya harus barengan jadi kita ga akan saling ngundang satu sama lain. Jadi ga perlu melihat yang satu di pelaminan duluan, dan yang lainnya nyusul belakangan. Intinya nikah barengan, jadi ga ada ucapan selamat ataupun doa. Dan... ga harus saling ketemu saat nikah, titik!

Dan yah, jadi jika saya ingat kalau besok saya nikah, maka saya juga akan ingat besok Anton juga nikah. Dan, yah.. walau udah lewat lama, tapi rasa itu tetap ada. Rasa miris dan sakitnya maksudnya. Jadi.. yah, itu dia yang jadi awal mula pernyataan-pernyataan diatas.

"Besok ini hari pernikahan saya dan saya kurang bahagia."

Sambil menghela napas saya menyandarkan badan ke pohon mangga. Kepala terangkat ke atas, mata menatap langit biru. Menerawang kata orang, dan kalau begini jadi ingat lagunya Iwan Fals.

Ku menunggu seorang kekasih, yang tercantik yang datang di hari ini....

Hah... saya seperti linglung membayangkan dia di pelaminan dengan orang lain. Sedih kan, perih kan, sakit kan?! Rasanya masih tidak rela, tidak ikhlas, tidak ridho dia nikah sama orang lain. Yah, walaupun saya juga mau nikah. Cuman yah...

Hahh... gitu deh.

Capek sakit hati, akhirnya saya bangun dan melangkah ke kiri sedikit dari pohon mangga, sampai di batas pagar yang agak rendah untuk melihat rumah tetangga sebelah. Saya mau mengintip ke sana. Ketika saya berjinjit, nampak seorang pria sedang berdiri memasang janur pada satu tiang tenda biru. Tenda pernikahan.

Hati saya mencelos. Iya, dia Anton. Akan menikah besok dan malangnya, rumahnya berdampingan dengan rumah calon suami saya. Jadi, saya dan dia benar-benar akan tetap berdampingan sehidup semati, berdekatan, hanya saja berlainan rumah dan tentu saja ranjang. Ah...

"Besok ini hari pernikahan saya dan saya kurang bahagia."

*****

Denpasar, 3 Desember 2009
15.33

Tulisan gila, hasil otak diperas si Clara lagi.

Selasa, 01 Desember 2009

09.36.00

The Girl Next Door

Hari Kamis, tanggal 1 maret 2010, jam sepuluh malam lewat lima belas menit. Suhu di dalam ruangan menunjukan 37 derajat celcius namun berkurang satu derajat celcius ketika jendela dibuka. Kecepatan angin standar, butuh waktu dua jam untuk mengeringkan baju. Langit cerah, bulan bersinar terang dan rasi Orion mengambang di tengah-tengah.

Dan gadis sebelah kamarku menangis.

Dia baru datang lima belas menit lewat sepuluh detik yang lalu, dengan benturan hak sepatunya pada keramik lantai yang setara derik jangkrik di sawah. Sangat keras. Pintu kamarnya terbuka, sehingga suara tangisnya semakin jelas terdengar diantara heningnya malam. Syukur di kost hanya ada aku, hanya kamarku yang hidup lampunya dan dia tahu itu sehingga berani menangis seperti itu.

Apa dia mengharap aku menengoknya?

Tidak ada pilihan lain.

Lewat celah pintu aku lihat ia tertelungkup di ranjangnya. Tidak begitu jelas karena kamarnya gelap. Mungkin air matanya keburu tumpah jika disuruh menghidupkan lampu, namun lampu teras lumayan terang hingga aku tidak perlu meraba-raba untuk mencari saklar lampu.

Lampu menyala, kamar terang. "Nita, kamu kenapa?"

Nita tampaknya tidak terkejut kalau aku lancang masuk kamar dan duduk di samping ranjangnya. Buktinya dia tetap tertelungkup dan tidak berusaha menyembunyikan tangisnya. Badannya naik turun, dan aku menunggu hingga ia berbalik sendiri.

Matanya sembab dan rambutnya berantakan. Yah, sedikit aneh mengingat seingatku dia selalu rapi, feminim dan anggun. But, everyone has their own problem.

"Git..." panggilnya sembari disela isak tangis. "Oboy.. Oboy..."

Dia masih susah bicara, tapi nampaknya dia mau curhat tentang pacarnya, Oboy.

"Oboy selingkuh..." ia kembali terisak. "Temanku ngelihat dia jalan sama cewek kemarin..." ia menangis lagi.

Aku menarik napas dan menepuk bahunya. Apalagi yang bisa kita lakukan saat melihat orang lain patah hati? Yah, hanya itu.

"Aku ga tahu kenapa dia begitu. Padahal disela-sela kesibukanku aku masih sempat meluangkan waktu untuknya," lanjut Nita.

Iya, Nita seorang model. Kesehariannya dipenuhi dengan pemotretan, fashion show dan juga fitting baju. Tidak heran kalau ia sangat sibuk, tetapi tidak jarang pula aku lihat dia menemani Oboy pergi.

"Aku tidak tahu apa kekuranganku sampai dia selingkuh, aku tidak pernah menuntut macam-macam. Aku merasa sudah menempati posisiku sebagai pacarnya dengan baik, dan selama ini kita memang tidak pernah ada masalah. Tapi kenapa... kenapa.. kenapa dia..." Nita makin emosional, kedua tangannya meremas rambut sambil ia tetap tersedu.

Tanganku masih menepuk bahunya ketika ia mencapai titik emosi dan menghambur ke pelukanku. Ia menangis sejadinya, membuat bahuku terasa basah oleh air mata.

"Aku tidak kuat, Git. Aku pingin mati saja kalau begini!" ringisnya.

"Sabar, Nit. Jangan berpikir pendek begitu!" hiburku.

"Tapi Oboy, Git.. Oboy...!"

Aku diam, tidak menjawab. Percuma dikasih penjelasan sekarang. Orang yang patah hati hanya butuh sendiri dan meratap. Beberapa saat dia menangis dipelukanku, memaki, memelas, memilu. Aku membiarkannya, sampai ia berhenti sendiri.

Butuh waktu satu jam bagi Nita dan ketika saat itu datang ia sudah sedikit tenang.

"Thanks, Git," ucapnya sambil tersenyum kecil. "Selalu merepotkanmu."

Aku menggeleng. "Tidak masalah, selama kamu bisa lebih lega."

Nita mengangguk, dan saat seperti itu ia tambah cantik. "Tidurlah, besok kuliah kan kamu?!" katanya.

Aku mengangguk. "Ya sudah, kamu juga tidur ya!" jawabku sambil berdiri. Sesaat mataku menyapu sekeliling kamarnya. Tidak ada yang mencurigakan, namun ada sebuah bungkusan plastik putih di pojok. Seperti belanjaan, dan aku melihat sebuah pisau kecil di dalamya.

Aku mengambil pisau itu itu. "Tidak berani membiarkan yang seperti ini disini, akan aku amankan di sebelah."

Ia nyengir, antara geli dan malu. Iyah, sudah banyak barangnya yang aku sita. Terakhir kali pisau lipat yang hampir menggores pergelangannya saat Oboy tidak menelponnya seminggu. Yah, bagaimanapun juga akan repot kalau ada mayat di kost-kostanmu dan itu adalah the girl next your door.

Setelah yakin dia lebih baik, aku kembali ke kamar dan mengunci pintu. Tampak ponselku menyala, saat aku cek ada satu panggilan tidak terjawab. Tidak menunggu lama, panggilan selanjutnya sudah tersambung.

"Iya..."

"Hai, Sayang. Ngapain telponku tidak diangkat?"

Aku tersenyum. "Menyita pisau dapur, lama-lama aku bisa jualan pisau."

Dia tertawa di seberang, "Dan semuanya barang rampasan!"

"Masih bisa tertawa kamu?"

"Lalu apa kalau tidak tertawa?" jawabnya menjengkelkan. "Yah, kan memang itu fungsimu disana, Sayang. Jadi Ibu Peri yang menyelamatkan the girl next door dari maut. Jadi malaikat penjaga!"

Aku berbaring di ranjang, sebelah tanganku menimang pisau dapur mungil itu sementara sebelahnya lagi menjaga ponselku tetap nempel di telinga. "Aku lelah, Sayang," keluhku sambil menghela napas. "Kapan aku selesai dari tugas ini?"

Nadanya di seberang berubah serius. "Sabar, Sayang! Setelah semuanya beres, kerjaanku beres, dana kita cukup untuk sebuah rumah dan kehidupan layak di Swiss, semuanya akan selesai."

Swiss, pegunungan Alpen, hanya itu iming-imingnya yang membuatku sabar selama ini. Yah, entahlah. Tetapi hidup memang ada perjuangan, bukan?! Kata orang, No Pain No gain, dan itu berarti harus susah dulu sebelum senang. Lagipula, apa susahnya menjaga orang biar tidak bunuh diri?

"Baiklah, tetapi aku tidak mau jalan-jalan ke mall lagi. Temannya melihat kita ternyata, makanya dia nangis tadi."

Oboy hanya mendesah disana, kata iya nya terdengar sabar dan merdu, dan aku mencintainya.

"Nite, Gita ku sayang," desahnya. "Miss u!"

"Nite, Oboy. Miss you too!"

Hari Jumat tanggal 2 Maret 2010, jam 00.01. Cuaca tetap cerah, dan akan selalu cerah. Rasi Orion tetap di langit, dan mimpi segera datang.

*****

Denpasar, 1 Desember 2009
10:40

Judul dan ide pokok dari clara sebagai kelanjutan atas Kapan Kamu Besar, Nak?. Pembuka meniru gaya Farida Susanti dalam novelnya yang berjudul Dan Hujanpun Berhenti. Tidak diperuntukan untuk siapa-siapa.



About